Langsung ke konten utama

Tugas 4 Infografis


Om Swastyastu, perkenalkan nama saya Putu Shinta Fannylia dari prodi D3 Desain Komunikasi Visual. Pada tugas infografis kali ini saya akan membuat infografis mengenai panggilan dalam keluarga.


Berikut adalah beberapa sapaan atau panggilan yang biasanya digunakan oleh orang Bali untuk memanggil setiap anggota keluarga.

1. Bapa/Nanang dan Me/Meme

Biasanya nama Bapa atau Nanang digunakan untuk menyapa orang tua laki-laki, baik bapak kandung atau bapak mertua. Sebaliknya, kata sapaan untuk orang tua perempuan adalah Me atau Meme. Kata sapaan ini sering kali digunakan oleh orang Bali dengan kasta Sudra atau bisa juga saat ingin bertamu ke rumah saudara.


2. Aji/Ajung dan Biang/Bu

Sementara untuk kasta tinggi atau keturunan triwangsa seperti Brahmana, Kesatria, dan Waisya, biasanya menyapa orang tua laki-laki dengan nama Aji atau Ajung. Untuk orang tua perempuan menggunakan nama panggilan Biang atau Bu.


3. Luh dan Gek/Yuk

Nama panggilan selanjutnya biasa digunakan untuk anak atau menantu perempuan dalam keluarga keturunan Sudra, yaitu Luh. Sedangkan keluarga keturunan triwangsa biasanya menggunakan nama panggilan Gek atau Yuk. Arti dari Gek sendiri disingkat dari kata jegeg yang artinya cantik dalam bahasa Bali.


4. Ning/Cening dan Gus/Gung

Penyebutan nama panggilan untuk anak atau menantu laki-laki keturunan Sudra adalah Ning atau Cening. Berbeda dengan keturunan triwangsa yang biasanya dipanggil dengan nama Gus atau Gung karena terdengar lebih halus dan sopan. Dalam bahasa Bali, Gus memiliki arti ganteng atau tampan.


5. Kak/Pekak dan Dong/Dadong

Dalam bahasa Bali, seorang cucu biasanya menyapa kakeknya dengan nama panggilan Kak atau Pekak. Sedangkan untuk nama panggilan neneknya adalah Dong atau Dadong. Sapaan ini juga sering kali digunakan saat berhadapan dengan orang yang berusia sangat tua walaupun bukan anggota keluarga.


6. Iwa/Me Nik

Iwa adalah nama panggilan untuk saudara perempuan maupun laki-laki yang jauh lebih tua dari orang tua. Nama Iwa sama seperti panggilan bibi atau paman dalam bahasa Indonesia. Sementara untuk saudara perempuan yang usianya lebih muda dari orang tua biasa dipanggil Me Nik atau Meme Cenik dan umumnya digunakan dalam masyarakat kasta Sudra.

Berikut beberapa contoh subjek panggilan dalam budaya Tionghoa khususnya dari kelompok penutur bahasa Hokkian dan Hakka sbg Tionghoa yg terbanyak di nusantara.

Panggilan Kekerabatan Keluarga Tionghoa

Keluarga Hokkian sebagai berikut :

1. Saudara dari Ayah/Papa:

Kakak lelaki tertua , Tua Pe/Ape, istriinya dpanggil Tua em/A em.

Kakak lelaki ke 2, Ji Pe/Ji Cek, istrinya dipanggil Ji em/Ji Cim.

Kakak lelaki ke 3 , Sa Pe/Sa Ce, istrinya dipanggil Sa em/Sa Cim.

Adik lelaki , Cek /Ncek, istrinya dipanggil Cim/Ncim.

Kakak wanita tertua, Tua Koh/Akoh, suaminya dipanggil Tua Tio /Athio.

Kakak wanita kedua, Ji Koh, suaminya dipanggil Ji Thio.

Kakak wanita ke 3, Sa Koh, suaminya dipanggil Sa Thio.

Adik wanita, Koh/o'o, suaminya dipanggil koh Thio.

2. Saudara dari Ibu/mama:

Kakak lelaki tertua, Tua Ku/Aku, istrinya dipanggil Tua kim / Akim.

Kakak lelaki ke 2, Ji Ku, istrinya dipanggil Ji Kim.

Kakak lelaki ke 3, Sa Ku, istrinya dipanggil Sa Kim.

Adik lelaki, Ku/Ng ku, istrinya dipanggil Kim / Ng Kim.

Kakak wanita tertua, Tua i / A i, suaminya dipanggil Tua Thio / A Thio.

Kakak wanita ke 2, Ji i suaminya dipanggil Ji Thio.

Kakak wanita ke 3, Sa i suaminya dipanggil Sa Thio.

Adik wanita, i / i i, suaminya dipanggil i Thio.

Untuk generasi di bawah nya maka memanggil dengan ditambahkan kata Kong (utk lelaki) dan Poh (utk wanita) misalnya, i i maka dipanggil nya i Poh. sedangkan suami nya di panggil Thio Kong. O o maka dipanggil O Poh / Koh Poh. Sedangkan suami nya dipanggil Thio Kong.

3. Besan lelaki, Cin Ke. Besan wanita, Ce Em.

Semua pihak dari keluarga lelaki atau pun wanita saling memanggil dengan sebutan yg sama dan tdk ada tingkatan, yaitu panggilan Cin Ke dan Ce Em.

4. Kakak ipar lelaki, Ci Hu. kakak ipar wanita Nso / So so.

Adik ipar lelaki Mei Hu, Adik ipar wanita Mei so.

5. Kakek, Akong / Ng kong. Nenek = Amah / Ema.

6. Kakek buyut, Kong-co. Nenek Buyut Mah Oco.

https://id.quora.com/Mengapa-orang-Tionghoa-memanggil-kakek-dengan-sebutan-macam-macam-ada-yang-engkong-kong-Kong-akung-kung-kung-dll

https://www.detik.com/bali/budaya/d-6590678/mengenal-nama-silsilah-keluarga-dalam-bahasa-bali

Proses Pembuatan : 


Hasil :




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Intro dan Outro

Om Swastyastu. Perkenalkan nama saya Putu Shinta Fannylia dari prodi D3 Desain Komunikasi Visual. Pada tugas kali ini saya akan membuat Tugas Audio Visual Aplikatif. Pada tugas ini saya membuat intro dan outro video. INTRO link video :  https://youtu.be/aApFNzHPzEs OUTRO link video :  https://youtu.be/BqJZU4rRPJ0 alasan pengambilan ikon kukang : kukang menggambarkan sifat tidak terburu-buru dalam berkegiatan. ini diambil karena kukang menggambarkan sifat dalam pengerjaan tugas yang tidak terburu-buru. alasan pengambilan nama : sleepwalker atau dalam bahasa indonesia berjalan sambil tidur sebagai penggambaran pembuatan karya yang sifatnya pelan-pelan seolah kurang waktu tidur. ini juga disesuaikan dengan ikon kukang. terima kasih.

Memindahkan Desain Manual Ke Digital

halo semua perkenalkan nama saya Putu Shinta Fannylia dari prodi Desain Komunikasi Visual. pada blog kali ini saya akan mendeskripsikan tahap pembuatan nama brand, logo, dan poster pada media digital. pada blog saya akan mengurutkan proses pemindahan desain manual menuju desain digital. aplikasi yang saya tetapkan sebagai media digital yaitu Adobe illustrator. berikut merupakan tahap mendesain digital. Desain Nama Brand Digital dalam pembuatan nama cafe digunakan 2 kata berupa "creamy" dan "corner" sesuai dengan hasil pertimbangan. untuk mendapatkan hasil desain font yang sederhana namun tetap elegan pada kata "creamy" menggunakan font AvantGarde Bk BT. sedangkan pada kata "corner" untuk menghasilkan tulisan simple bold apakah digunakan font Aller Display. dua jenis font ini disatukan dengan cara membentuk suatu bentuk kotak sederhana. untuk memberikan tampilan yang berbeda maka kata corner dipecah menjadi dua bagian sehingga dapat menghasilkan b...