Langsung ke konten utama

Memindahkan Desain Manual Ke Digital

halo semua perkenalkan nama saya Putu Shinta Fannylia dari prodi Desain Komunikasi Visual. pada blog kali ini saya akan mendeskripsikan tahap pembuatan nama brand, logo, dan poster pada media digital. pada blog saya akan mengurutkan proses pemindahan desain manual menuju desain digital. aplikasi yang saya tetapkan sebagai media digital yaitu Adobe illustrator. berikut merupakan tahap mendesain digital.

Desain Nama Brand Digital




dalam pembuatan nama cafe digunakan 2 kata berupa "creamy" dan "corner" sesuai dengan hasil pertimbangan. untuk mendapatkan hasil desain font yang sederhana namun tetap elegan pada kata "creamy" menggunakan font AvantGarde Bk BT. sedangkan pada kata "corner" untuk menghasilkan tulisan simple bold apakah digunakan font Aller Display. dua jenis font ini disatukan dengan cara membentuk suatu bentuk kotak sederhana. untuk memberikan tampilan yang berbeda maka kata corner dipecah menjadi dua bagian sehingga dapat menghasilkan bentuk kotak yang lebih rapi.




berikut merupakan hasil desain nama cafe.



Desain Logo Digital


pemindahan desain logo manual menuju digital dimulai dengan membuka aplikasi Adobe illustrator.





tahap berikutnya yaitu desain dengan ukuran kertas A3.



kemudian mengeluarkan sketsa manual sebagai contoh dari pengerjaan digital.




proses pengerjaan digital dilakukan dengan mengikuti sketsa yang telah dibuat pada sketsa manual dengan melakukan beberapa revisi bentuk sehingga proporsi bentuk logo lebih baik.



setelah membuat logo dan pemberian warna secara digital, font nama cafe ditambahkan kedalam desain logo sesuai dengan desain digital sebelumnya.



berikut merupakan perbandingan hasil desain manual dan desain digital.



berikut merupakan hasil dari desain digital logo cafe.



Desain Poster Digital


proses pemindahan desain poster manual menuju poster digital diawali dengan membuka aplikasi Adobe illustrator.





kemudian latar dengan ukuran a3 dan dan mengeluarkan design manual sebagai sketsa awal.






setelah design manual disesuaikan dengan ukuran kertas A3, tambahkan layer baru untuk membuat desain gambar pada poster.




dilakukan pembuatan Swatch untuk pewarnaan. Swatch warna dicari di di internet untuk memberikan referensi warna yang lebih mencolok untuk poster.





diawali dengan membuat outline untuk desain.













desain bentuk gambar minuman pada poster promosi cafe dibuat dengan menggunakan pen tools.


setelah mengikuti sketsa yang telah dibuat, hasil desain memberikan warna warna dasar.




hal yang sama dilakukan untuk memberikan komposisi warna kedua pada desain minuman poster.



selanjutnya dengan menambahkan layer baru untuk berikan komposisi warna kedua.


kemudian dibuat bentuk sesuai dengan pen tools dan diberi warna kedua.


setelah memberikan warna dasar dan warna komposisi maka tahap selanjutnya yaitu memberikan shadow pada desain poster minuman.




pembuatan layer shadow dilakukan dengan cara yang sama dan menggunakan pen tools.



warna pada shadow dibuat lebih gelap namun dengan opacity 20%. hal ini bertujuan untuk menambahkan dimensi pada gambar minuman di poster.



untuk sentuhan terakhir diberikan tambahan layer highlight pada gambar minuman di poster. sama halnya dengan pembuatan shadow, highlight dibuat dengan menggunakan pen tool dan menggunakan warna putih dengan opacity 60%.




setelah pembuatan minuman pada poster selesai dilanjutkan dengan menambahkan font sesuai dengan sketsa poster manual.


jenis font yang digunakan di usahakan sesuai dengan hasil sketsa dari poster manual dengan ukuran dan komposisi yang disesuaikan dengan poster digital.



kemudian ditambahkan hasil logo yang telah dibuat sebelumnya pada bagian ujung kiri atas sesuai dengan sketsa ada poster manual.



tahap terakhir untuk menambahkan kesan lebih mencolok pada poster maka dibuat latar dengan warna yang lebih sesuai, latar ditambahkan sebagai revisi dari poster manual karena poster digital dapat terlihat lebih hidup setelah ditambahkan warna latar cerah.



berikut merupakan perbandingan antara hasil poster manual dan poster digital.



berikut merupakan hasil poster digital Adobe illustrator.



link pembuatan logo manual

link pemuatan poster manual

sekian terima kasih :)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buku Ilustrasi DKV

Om Swastyastu. Perkenalkan nama saya Putu Shinta Fannylia dari prodi D3 Desain Komunikasi Visual. Pada tugas kali ini saya akan membuat Tugas Informasi Ilustrasi yang disusun dalam buku kecil ukuran A6. Buku ini akan memuat informasi mengenai Prodi D3 Desain Komunikasi Visual di Undiksha. Cek link untuk hasil buku :  https://online.fliphtml5.com/cjopi/bavw/ Sketsa Awal Pembuatan Moodboard Warna Proses Editting di Ai Hasil Desain link hasil tugas :  https://online.fliphtml5.com/cjopi/bavw/ link download file : https://drive.google.com/drive/folders/1hdWZH3ByXBidaG5w7WGS06Uhfa_OxwAR?usp=sharing

Mengenal Self-Harm

Siapa nih yang tiap marah langsung nangis? Atau tiap marah malah ngehancurin barang? Tiap orang memang punya cara sendiri buat ngungkapin rasa marah atau kecewa. Tapi ga semua orang bisa ngungkapin semua kesalnya loh guys...banyak orang yang berusaha memendam kesalnya dan memilih untuk tidak mengungkapkan dan bahkan lebih memilih untuk membiarkan diri sendiri yang merasakan sakitnya. Biasanya orang menyebutnya dengan self harm...mungkin kata self-harm sudah tidak asing lagi di telinga kalian ya...tapi bagi yang belum tau, sederhananya self harm itu merupakan tindakan menyakiti diri sendiri.  Apa itu self-harm? Self-harm atau kadang juga disebut dengan self-injury, adalah ketika seseorang menyakiti diri sendiri sebagai cara untuk mengatasi, mengungkapkan, atau bertahan dari keadaan yang sangat sulit. Menyakiti diri dapat dilakukan secara fisik seperti, menyayat, mencakar, memukul, menggigit, membenturkan kepala ke dinding, menarik rambut, menelan sesuatu yang berbahaya, atau overdo...